Home » » SKRIPSI PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MEMBACA BAGI ANAK TUNAGRAHITA SEDANG DI KELAS IV SDLB C1

SKRIPSI PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MEMBACA BAGI ANAK TUNAGRAHITA SEDANG DI KELAS IV SDLB C1

Written By Shela Kurnia on Selasa, 10 April 2012 | 10.27


(KODE : PEND-PLB-0016) : SKRIPSI PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MEMBACA BAGI ANAK TUNAGRAHITA SEDANG DI KELAS IV SDLB C1




BAB I 
PENDAHULUAN


A. Latar Belakang Masalah
Setiap anak harus memperoleh pengajaran membaca, tidak terkecuali anak tunagrahita sedang. Setelah memperoleh pengajaran membaca diharapkan anak akan mampu memahami informasi lewat tulisan dan mampu memanfaatkannya dalam kehidupan sehari-hari. Namun demikian tidaklah mudah pengajaran membaca bagi anak tunagrahita sedang.
Pengajaran membaca untuk anak tunagrahita sedang terasa lebih sulit. Hal itu disebabkan hambatan yang dimiliki oleh anak tunagrahita. Seperti telah diketahui bersama bahwa salah satu hambatan siswa tunagrahita adalah dalam hal kemampuan intelektualnya yang berada di bawah rata-rata (normal). Hambatan intelektual ini berdampak pada kemampuan kognitifnya sehingga menyebabkan anak tunagrahita sedang kesulitan untuk menguasai pelajaran yang sifatnya akademik, diantaranya membaca. Astati (2001 : 8) menyatakan bahwa "Anak tunagrahita sedang hampir tidak dapat mempelajari pelajaran yang sifatnya akademik. Diantara mereka ada yang dapat menulis, berhitung, dan membaca sosial."
Berdasarkan kondisi tersebut artinya anak tunagrahita sedang masih dapat diajarkan membaca tapi pada tahap membaca permulaan. Dalam tahap membaca permulaan ini dapat diperkenalkan kepada mereka beberapa kata, terutama kata benda atau yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Kata benda yang diajarkan adalah berkaitan dengan benda-benda kongkrit dan sudah dikenal oleh anak. Melalui pengajaran kata benda tersebut diharapkan dapat menjadi modal agar anak tunagrahita sedang dapat membaca meskipun kata-kata yang sederhana dan sudah dikenal oleh anak.
Oleh karenanya dibutuhkan upaya dari guru sehingga dapat membantu anak tunagrahita sedang lebih mudah dalam belajar membaca permulaan. Guru yang baik tentunya akan berupaya secara bersungguh-sunguh membantu anak tunagrahita sedang ketika belajar.
Berdasarkan hasil observasi pendahuluan (bulan Mei) ternyata pelaksanaan pembelajaran membaca bagi anak tunagrahita sedang belum sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan anak. Pada saat mengajarkan membaca, guru menggunakan metode ceramah dan tanya jawab serta jarang menggunakan alat/media pembelajaran. Tampaknya guru lebih terpaku pada mengejar target pencapaian kurikulum sehingga guru lebih cepat beralih pada materi baru sedangkan anak belum menguasai materi sebelumnya.
Pelaksanaan pembelajaran seperti demikian akan menambah masalah belajar bagi anak tunagrahita sedang. Dengan kondisinya yang mengalami hambatan mental, seharusnya mereka ini memperoleh pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhannya, bukan harus sesuai dengan kurikulum. Bahkan dalam pembelajaran pun, agar mereka lebih mudah memahami materi seharusnya guru menggunakan berbagai metode pembelajaran yang inovatif dan menggunakan berbagai media/alat pembelajaran.
Berangkat dari pemikiran di atas, peneliti bermaksud untuk melakukan penelitian tentang pelaksanaan pembelajaran membaca pada siswa tunagrahita sedang di kelas IV SLB X.

B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka permasalahan dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut : "Bagaimanakah pelaksanaan pembelajaran membaca bagi anak tunagrahita sedang ?"

C. Rincian Masalah
Secara umum penelitian ini fokus kepada upaya guru dalam melaksanakan pembelajaran membaca bagi anak tunagrahita sedang di kelas IV SLB X. Rincian masalah dalam penelitian ini sebagai berikut :
1. Bagaimanakah kegiatan guru dalam melaksanakan pembelajaran membaca pada anak tunagrahita sedang di kelas IV SLB X ?
2. Bagaimanakah kesulitan-kesulitan yang dihadapi guru dalam pelaksanaan pembelajaran membaca bagi anak tunagrahita sedang di kelas IV SDLB C1 SLB X ?
3. Bagaimanakah upaya-upaya guru mengatasi kesulitan-kesulitan dalam pelaksanaan pembelajaran membaca bagi anak tunagrahita sedang di kelas IV SDLB C1 SLB X ?

D. Tujuan Penelitian
Penelitian ini memiliki tujuan umum dan tujuan khusus. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran data lapangan yang berkaitan dengan upaya guru dalam pelaksanaan pembelajaran membaca bagi anak tunagrahita sedang di kelas IV SDLB C1 SLB X. Sedangkan tujuan khususnya adalah untuk memperoleh data lapangan yang berkaitan dengan :
1. Kegiatan yang dilakukan guru dalam pelaksanaan pembelajaran membaca pada anak tunagrahita sedang di kelas IV SDLB C1 SLB X.
2. Kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh guru dalam pelaksanaan pembelajaran membaca bagi anak tunagrahita sedang.
3. Upaya-upaya yang dilakukan oleh guru untuk mengatasi kesulitan-kesulitan dalam pelaksanaan pembelajaran membaca bagi anak tunagrahita sedang yang ada saat ini di kelas IV SDLB C1 SLB X.

E. Manfaat Penelitian
1. Manfaat Teoritis
Sebagai bahan kajian ilmiah mengenai pelaksanaan pembelajaran membaca bagi anak tunagrahita sedang.
2. Manfaat Praktis
a. Memberikan sumbang saran bagi guru mengenai pembelajaran membaca yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan anak tunagrahita sedang.
b. Manfaat bagi sekolah adalah agar sekolah lebih memperhatikan dan menyediakan bebagai alat/media yang dapat menunjang pada pembelajaran khususnya pembelajaran membaca bagi anak tunagrahita sedang.
Share this article :

0 komentar:

Poskan Komentar

Popular Template

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. My - House - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger